Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan: 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 9.607.787 jiwa (2010).[1] Wilayah metropolitan Jakarta (Jabotabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa,[4] merupakan metropolitan terbesar di Indonesia atau urutan keenam dunia.
Gambar Jakarta, dari atas ke bawah: Gedung Stadhuis Batavia di Kota Lama Jakarta, Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Panorama cakrawala Jakarta dengan Wisma 46 di tengah, Stadion Gelora Bung Karno, Taman budaya Indonesia Taman Mini Indonesia Indah, Monumen Nasional, Istana Kepresidenan Merdeka, Masjid Istiqlal.
The emblem of Jakarta
The emblem of Jakarta, featuring shield with image of Monas (National Monument),rice and cotton, wave of water, the Jaya Raya.
Pemerintahan
Dasar hukum bagi DKI Jakarta adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2007, tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai ibu kota Negara Kesatuan Republik Indonesia. UU ini menggantikan UU Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibu kota Negara Republik Indonesia Jakarta serta UU Nomor 11 Tahun 1990 tentang Susunan Pemerintahan Daerah Khusus Ibu kota Negara Republik Indonesia Jakarta yang keduanya tidak berlaku lagi.
Jakarta berstatus setingkat provinsi dan dipimpin oleh seorang gubernur. Berbeda dengan provinsi lainnya, Jakarta hanya memiliki pembagian di bawahnya berupa kota administratif dan kabupaten administratif, yang berarti tidak memiliki perwakilan rakyat tersendiri.
DKI Jakarta memiliki status khusus sebagai Daerah Khusus Ibukota. DKI Jakarta ini dibagi kepada lima kota dan satu kabupaten, yaitu:
Kepala daerah
Daftar kepala daerah yang pernah memerintah DKI Jakarta
- Joko Widodo (15 Oktober 2012 s/d sekarang)
- Fauzi Bowo (7 Oktober 2007 s/d 7 Oktober 2012)
- Sutiyoso (1997 - 2007)
- Soerjadi Soedirdja (1992 - 1997)
- wiyogo Atmodarminto (1987 - 1992)
- Soeprapto (1982 - 1987)
- Tjokropranolo (1977 - 1982)
- Ali Sadikin (1966 - 1977)
- Dr. Soemarno (1965 - 1966)
- Henk Ngantung (1964 - 1965)
- Dr. Soemarno (1960 - 1964)
- Sudiro (1953 - 1960)
- Syamsurijal (1951 - 1953)
- Suwiryo (1950 - 1951)
- Daan Jahja (1948 - 1950
- Suwiryo (1945 - 1947)
Sumber: Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.
Catatan kaki
- ^ a b c Badan Pusat Statistik. Tabel Hasil Sensus Penduduk 2010 Provinsi DKI JAKARTA, diakses pada 11 Maret 2012
- ^ Indonesia's Population: Ethnicity and Religion in a Changing Political Landscape. Institute of Southeast Asian Studies. 2003. ISBN 9812302123.
- ^ Sesuai data resmi Dinas Kependudukan Jakarta tahun 2005)
- ^ Sensus Penduduk 2010. Biro Pusat Statistik